Sungai Penuh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sungai Penuh telah memetakan empat kecamatan yang berpotensi mengalami bencana tanah longsor. Status siaga ini dikeluarkan mengingat wilayah tersebut kerap terjadi bencana apalagi menjelang akhir tahun.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Sungai Penuh, Gustiarman, mengonfirmasi empat wilayah yang harus diwaspadai yaitu, Kecamatan Sungai Bungkal, Kecematan Pesisir Bukit, Kecamatan Pondok Tinggi, serta di kecamatan Kumun Debai

Potensi bencana ini disebut Gustiarman kerap terjadi di Kota Sungai Penuh, khususnya saat memasuki akhir tahun.

Kesiapsiagaan petugas saat ini sedikit terhambat oleh kerusakan fasilitas seperti alat pemantau yang berupa cctv, Gustiarman menyebutkan bahwa alat pemantau pergerakan tanah longsor di beberapa titik vital tidak dapat difungsikan.

“CCTV di beberapa titik kunci saat ini tidak berfungsi. Kerusakan alat pemantau ini menjadi sedikit kendala bagi para petugasnya untuk memantau potensi pergerakan tanah yang dapat menyebabkan longsor,” jelas Gustiarmen.

Mengingat adanya kendala alat pemantau, BPBD sangat mengandalkan partisipasi aktif masyarakat. Gustiarman mengimbau kepada seluruh masyarakat yang berada di empat kecamatan tersebut untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Ia juga meminta warga untuk segera melapor ke BPBD Kota Sungai Penuh jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah yang mengarah pada potensi longsor. Tutupnya (Guh)