Kerinci – Semangat pantang menyerah kembali ditunjukkan oleh salah satu anggota Forum Mahasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (FORMA KIP-K) Elef Soleh, berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi meskipun memiliki keterbatasan fisik. Kisah ini menjadi bukti bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih cita-cita dan menuntaskan pendidikan hingga perguruan tinggi.

Perjalanannya menuju kelulusan tentu tidaklah mudah. Sebagai seorang penyandang disabilitas, ia harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari keterbatasan mobilitas, akses fasilitas kampus yang belum sepenuhnya ramah disabilitas, hingga tuntutan akademik yang harus dipenuhi layaknya mahasiswa lainnya. Namun, dengan tekad kuat, semangat belajar yang tinggi, serta dukungan dari keluarga dan lingkungan kampus, ia mampu melewati berbagai rintangan tersebut.

Selama menempuh pendidikan, ia dikenal sebagai mahasiswa yang tekun dan disiplin. Ia berusaha memanfaatkan setiap kesempatan untuk belajar dan berkembang. Baginya, pendidikan merupakan jalan penting untuk memperbaiki masa depan sekaligus membuktikan bahwa penyandang disabilitas memiliki kemampuan yang sama untuk meraih kesuksesan.

“Alhamdulillah segala puji bagi Allah SWT. Keterbatasan fisik tidak membatasi semangatku untuk menyelesaikan studi ini. Ini bukti bahwa keterbatasan adalah kekuatan tersembunyi. Sidang Munaqasah menjadi bukti bahwa disabilitas hanyalah masalah persepsi bukan, bukan menjadi penghalang untuk mencapai sebuah prestasi. Terimakasih ya Allah atas kekuatan yang engkau berikan untuk menuntaskan skripsi ini. Teruntuk bapak/ibu dosen yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu persatu, saya mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan motivasinya selama perkuliahan kurang lebih 4 tahun ini, dan terimakasih juga atas ilmu yang diberikan kepada saya. Insyaallah gelar yang saya sandang ini akan aku jaga dengan sebaik-baiknya dan ilmu yang saya peroleh bisa bermanfaat bagi banyak orang. Semoga pencapaian ini menjadi bukti bahwa disabilitas bukanlah alasan untuk berhenti berjuang”. Ungkapan Elef Solehan,S.E

Dzikril Ikhsan selaku ketua FORMA KIP-K, juga turut menyampaikan apresiasinya, “Saya mewakili seluruh rekan-rekan FORMA KIP-K memberikan apresiasi kepada abangnda Elef Solehan yang telah menyelesaikan tugas akhir beliau”, semoga ilmu yang beliau terima dapat bermanfaat bagi orang banyak, dan juga semoga perjuangan dan kegigihan beliau dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa yang sedang menjalankan perkuliahan”.

Program KIP-K sendiri merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memberikan akses pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu. Melalui program ini, banyak mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan mengembangkan potensi diri tanpa terhambat oleh persoalan ekonomi.

Keberhasilan anggota FORMA KIP-K ini menjadi pengingat bahwa dengan tekad, kerja keras, dan dukungan yang tepat, setiap orang memiliki kesempatan untuk meraih mimpi. Semangat pantang menyerah yang ditunjukkan diharapkan dapat memotivasi generasi muda untuk terus berjuang dalam menempuh pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik.