Jambi-Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Jambi melakukan kunjungan ke kantor Partai Politik dari fraksi Gerindra Provinsi Jambi.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Ir. H. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), yang sering dikenal dengan Bapak Beasiswa Jambi atau Pak HAS, kunjungan tersebut disambut dengan bahagia.

Pada saat pemaparan materi oleh Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Ir. H. Sutan Adil Hendra, MM (SAH), menjelaskan bahwa dalam demokrasi politik itu tidak lepas dengan Partai Politik.Politik adalah proses pengambilan keputusan dalam suatu kelompok atau negara.Di dalam Politik,identik dengan kekuasaan , dan kekuasaan dalam negara demokratis adalah bagaimana membangun masyarakat adil makmur.Dengan berpolitik itu dapat menentukan arah kebijakan negara dan juga berpolitik itu sebagai sarana kekuatan guna untuk memperjuangkan kepentingan rakyat bukan kepentingan kelompok saja.

Di dalam berpolitik, diperlukan adanya etika, moral dan sikap dalam perilaku dan bahasa. Tolak ukur tanda bahwa berpolitik sudah benar adalah jika tiga point utama dapat dilakukan, maka sudah pasti akan menghasilkan politik yang sehat .

Tentu di dalam organisasi, membutuhkan kader yang berfungsi sebagai tulang punggung organisasi. Jika di suatu organisasi tidak terdapat kader yang berkualitas, maka organisasi itu tidak akan bertahan lama.

Pak HAS mengatakan bahwa sikap yang harus dimiliki oleh kader di dalam organisasi yaitu loyalitas, berintegritas, disiplin, berkomitmen dan juga beretika.

Di dalam stigma masyarakat mengganggap bahwa politik itu kotor, namun Pak SAH membantah stigma tersebut.

Menurutnya, yang membuat politik itu kotor itu bukan dari proses politiknya, tetapi ulah dari oknum yang dengan sengaja membuat kotor politik iru sendiri. Oleh karena itu diperlukan adanya etika dan moral di dalam berpolitik.

Bagi Pak SAH, berpolitik itu adalah perbuatan yang sangat mulia, dikarenakan dengan berpolitik ia dapat memperjuangkan hak-hak masyarakat yang tertindas, membuat masyarakat adil dan makmur.Dan bagi nya itu adalah perbuatan yang mulia.

Oleh karena itu, beliau ingin masyarakat Indonesia dapat berpikir kedepan dengan dapat membedakan antara politik yang bersih dengan politik yang kotor.Dan masyarakat juga dapat ikut serta dalam memberantas oknum-oknum yang membuat proses berpolitik itu menjadi kotor dengan melaporkan oknum tersebut ke pihak yang terkait.

Dan terakhir pesan dari Pak SAH kepada para pemuda -pemuda yang ada di Indonesia yaitu, rawatlah negara tercinta ini dengan rasa cinta tanah air dan teruskan tali estafet perjuangan Indonesia, karena pemuda adalah calon pemimpin yang akan memimpin negara Indonesia di masa depan nanti. Tutupnya (*)