KERINCI – Menjelang masuknya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah pada tahun 2026, mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah (KIP-K) IAIN Kerinci menekankan pentingnya penguatan nilai-nilai spiritual sebagai fondasi utama dalam menjalani masa studi di tengah bulan puasa.

Forum Mahasiswa (FORMA) KIP-K IAIN Kerinci memandang momentum Ramadhan tahun ini sebagai titik balik untuk mempertegas komitmen moral mahasiswa penerima bantuan pendidikan negara terhadap nilai-nilai keislaman dan integritas akademik.

 

Ketua FORMA KIP-K IAIN Kerinci, Dzikril Ikhsan, memberikan pernyataan resmi terkait kesiapan batin para mahasiswa dalam menyongsong bulan suci ini. Ia menekankan bahwa status sebagai mahasiswa KIP-K membawa tanggung jawab besar untuk menjaga keseimbangan antara kewajiban agama dan tuntutan akademis.

“Ramadhan 2026 adalah momentum bagi kami untuk merefleksikan kembali rasa syukur atas amanah beasiswa yang telah diberikan. Kami berkomitmen untuk menjadikan bulan ini sebagai penguat spiritualitas, di mana doa-doa yang kami panjatkan menjadi penyemangat dalam mengejar prestasi,” ujar Dzikril Ikhsan,

Dzikril juga menambahkan bahwa harapan besar diletakkan pada kekompakan seluruh mahasiswa KIP-K agar tetap konsisten dalam jalur kebaikan dan prestasi selama bulan suci berlangsung.

Bagi mahasiswa KIP-K IAIN Kerinci, kehadiran Ramadhan tahun ini disambut dengan penuh pengharapan agar segala proses perkuliahan diberikan kemudahan dan keberkahan. Penekanan pada kekuatan doa kolektif menjadi poin utama yang digaungkan oleh pengurus FORMA demi kemajuan institusi dan kesejahteraan seluruh mahasiswa.

Dengan semangat religiusitas yang tinggi, seluruh anggota KIP-K IAIN Kerinci siap menjadikan Ramadhan 2026 sebagai sarana pembersihan diri dan peningkatan kualitas etika sebagai insan akademis yang bertakwa.