KERINCI – Pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) tahun 2026 resmi dimulai. Jalur ini menjadi peluang emas bagi siswa berprestasi dari berbagai satuan pendidikan untuk melanjutkan studi di UIN, IAIN, atau STAIN di seluruh Indonesia, tanpa terkecuali IAIN Kerinci yang menggunakan sistem melalui ujian tertulis.
Berbeda dengan jalur UM-PTKIN yang menggunakan tes, SPAN-PTKIN murni mengandalkan penjaringan prestasi akademik melalui nilai rapor dan portofolio prestasi lainnya. Seluruh proses seleksi dilakukan secara nasional dan transparan guna menjamin keadilan bagi calon mahasiswa dari berbagai latar belakang.
Alur dan Jadwal Penting
Bagi sekolah dan siswa yang ingin berpartisipasi, berikut adalah jadwal krusial yang harus diperhatikan:
Pendaftaran & Finalisasi PDSS: 05 Januari – 09 Februari 2026.
Pendaftaran Siswa: 11 Februari – 28 Februari 2026.
Pengumuman Hasil: 07 April 2026.
Siswa diperbolehkan memilih maksimal dua PTKIN dengan masing-masing dua program studi. Urutan pilihan tersebut secara otomatis akan dianggap sebagai skala prioritas oleh sistem seleksi.
Kriteria Penilaian
Panitia Nasional akan melakukan pemeringkatan berdasarkan tiga variabel utama:
Kualitas Siswa: Nilai rapor, mata pelajaran pendukung, hafalan Al-Qur’an (tahfidz), dan prestasi non-akademik lainnya.
Kualitas Sekolah: Akreditasi sekolah dan indeks daftar ulang alumni di PTKIN terkait.
Indeks Kewilayahan: Afirmasi khusus untuk siswa yang berasal dari daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T).
Menanggapi dibukanya jalur ini, Ketua Forum Mahasiswa (FORMA) KIP-Kuliah IAIN Kerinci, Dzikril Ikhsan, mengajak para siswa untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan ini, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan ekonomi namun berprestasi.
“SPAN-PTKIN adalah gerbang awal yang sangat strategis. Kami di FORMA KIP-K mengimbau adik-adik siswa SMA/MA sederajat untuk mempersiapkan berkas dengan teliti. Jangan merasa minder dengan kondisi ekonomi, karena jalur prestasi ini adalah bukti bahwa negara hadir untuk memfasilitasi anak bangsa yang ingin maju melalui pendidikan tinggi keagamaan,” ujar Dzikril Ikhsan.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Bidang Eksternal FORMA KIP-K IAIN Kerinci, Damar Zareski Rahman, menekankan pentingnya pendampingan informasi bagi siswa di daerah.
“kami di Bidang Eksternal FORMA KIP-K IAIN Kerinci akan memastikan informasi ini sampai ke sekolah-sekolah, terutama di pelosok. Kami ingin memastikan bahwa tidak ada siswa berprestasi yang tertinggal informasi hanya karena kendala akses. SPAN-PTKIN bukan hanya soal nilai, tapi juga soal ketepatan strategi dalam memilih program studi sesuai minat dan peluang,” tambah Damar Zareski Rahman.
Bagi siswa yang dinyatakan lulus pada 7 April mendatang, proses verifikasi dan pendaftaran ulang akan dilanjutkan mengikuti regulasi yang ditetapkan oleh masing-masing PTKIN tujuan. (*)

