Jambi β Platform Cakapcuap dilaporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Jambi oleh Tim Sukses Pilkada 2024 pasangan Al Haris. Laporan tersebut dilayangkan oleh Ritas Mairiyanto selaku Direktur Pengamanan dan Penindakan Tim Sukses serta Hoiron Fauzi yang menjabat Ketua Milenial Al Haris.
Pelaporan ini diduga berkaitan dengan aktivitas Cakapcuap yang selama ini aktif mengkritisi kebijakan serta etika kepemimpinan Gubernur Jambi sebagai pemimpin tertinggi di Provinsi Jambi. Kritik-kritik tersebut kerap disampaikan melalui berbagai konten yang menyoroti kebijakan publik dan sikap pejabat daerah.
Menanggapi laporan tersebut, aktivis Jambi Fauzan Hasby menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai langkah pelaporan itu berpotensi menjadi preseden buruk bagi demokrasi dan kebebasan berekspresi di daerah.
βIni menimbulkan dugaan kuat adanya perintah atau setidaknya restu dari gubernur untuk membungkam kritik melalui jalur kriminalisasi,β ujar Fauzan. Menurutnya, kritik terhadap pejabat publik merupakan bagian dari kontrol sosial yang dijamin dalam sistem demokrasi.
Fauzan juga menegaskan bahwa penggunaan instrumen hukum untuk merespons kritik dapat mencederai prinsip kebebasan berpendapat dan berpotensi menimbulkan ketakutan di tengah masyarakat sipil.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Gubernur Jambi maupun tim sukses terkait dugaan adanya upaya pembungkaman kritik tersebut. Polda Jambi juga belum memberikan penjelasan rinci mengenai materi laporan yang disampaikan.
Kasus ini pun menjadi sorotan publik, di mana ruang kritik dan partisipasi masyarakat dinilai menjadi elemen penting dalam menjaga kualitas demokrasi.(*)

